Allah SWT. secara langsung menyeru dan mengingatkan kepada hamba-Nya yang beriman untuk tidak meninggalkan keimanan dan keislamannya sampai ajal menjemput. Alangkah beruntungnya kita sebagai hamba Allah selalu diingatkan oleh Dzat yang sebetulnya tidak membutuhkan keimanan dan keislamana kita. Sebagaimana firman Allah SWT. dalam QS. Ali imron ayat 102, “ Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim”.
Mendapat hidayah dengan menjadi seorang muslim adalah anugerah yang amat besar dari Allah SWT.. Di awal-awal kemunculan Islam, ada orang-orang yang membanggakan diri dihadapan Allah dengan keislaman mereka. Mereka merasa berjasa karena telah memilih islam. Namun dengan tegas Allah mengingatkan bahwa hidayah Islam adalah anugerah dan pemberian Allah SWT. Datangnya ajal bukan ditangan kita, namun Allah selalu berpesan untuk jangan mati kecuali dalam keadaan muslim. Karena kita tidak pernah tau kapan kematian itu akan datang, maka jangan pernah keluar dari garis Islam. Jangan pernah terlepas dari naungan Islam karena kematian bisa datang kapan saja.
Dalam kebanyakan orang memang hampir belum mengerti dan memahami tentang arti hidup yang sebenarnya. Banyak orang yang hidupnya ingin bebas tanpa perduli perbuatan itu baik atau buruk, halal atau haram, yang terpenting hidup hanya untuk bersenang-senang. Orang yang seperti inilah yang tidak mengerti dan memahami tentang arti hidup yang sebenarnya. Arti hidup dalam islam merupakan arti hidup yang sesuai dengan Al qur’an dan Hadits.
Dengan mengingat Allah, maka kita akan berhati-hati dalam menjalani hidup ini. Karena Allah senantiasa mengawasi kita dan mengetahui apa yang kita ucapkan, apa yang kita lakukan, dimanapun dan kapanpun. Tidak ada yang tersembunyi dari-Nya perkara sekecil apapun. Inilah yang semestinya senantiasa kita tanamkan di dalam hati kita. Oleh sebab itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpesan, “Bertakwalah kepada Allah dimanapun kamu berada.” (HR. Tirmidzi). Kita harus bertakwa kepada Allah baik ketika berada di rumah, di jalan, di kampus, di pasar atau di mana pun kita berada, ketika bersama orang maupun ketika bersendirian.

